Articles, Human Capital Development, Impondarable, Management, New Article, Social Interests, Training & Development

Teorema Entropi Organisasi Christkaizen

Entropi adalah salah satu besaran termodinamika yang mengukur energi dalam sistem per satuan temperatur yang tak dapat digunakan untuk melakukan usaha. Mungkin manifestasi yang paling umum dari entropi adalah (mengikuti hukum termodinamika), entropi dari sebuah sistem tertutup selalu naik dan pada kondisi transfer panas, energi panas berpindah dari komponen yang bersuhu lebih tinggi ke komponen yang bersuhu lebih rendah. Pada suatu sistem yang panasnya terisolasi, entropi hanya berjalan satu arah (bukan proses reversibel/bolak-balik). Entropi suatu sistem perlu diukur untuk menentukan bahwa energi tidak dapat dipakai untuk melakukan usaha pada proses-proses termodinamika. Proses-proses ini hanya bisa dilakukan oleh energi yang sudah diubah bentuknya, dan ketika energi diubah menjadi kerja/usaha, maka secara teoritis mempunyai efisiensi maksimum tertentu. Selama kerja/usaha tersebut, entropi akan terkumpul pada sistem, yang lalu terdisipasi dalam bentuk panas buangan.

Pada termodinamika klasik, konsep entropi didefinisikan pada hukum kedua termodinamika, yang menyatakan bahwa entropi dari sistem yang terisolasi selalu bertambah atau tetap konstan. Maka, entropi juga dapat menjadi ukuran kecenderungan suatu proses, apakah proses tersebut cenderung akan “terentropikan” atau akan berlangsung ke arah tertentu. Entropi juga menunjukkan bahwa energi panas selalu mengalir secara spontan dari daerah yang suhunya lebih tinggi ke daerah yang suhunya lebih rendah.

Entropi termodinamika mempunyai dimensi energi dibagi temperatur, yang mempunyai Satuan Internasional joule per kelvin (J/K).

Kata entropi pertama kali dicetuskan oleh Rudolf Clausius pada tahun 1865, berasal dari bahasa Yunani εντροπία [entropía], εν- [en-] (masuk) dan τροπή [tropē] (mengubah, mengonversi). “ – source : WIKIPEDIA

 

Entropi adalah ukuran ketidakteraturan dalam sistem.  Apa makna yang bisa diambil dari fenomena entropi ini??

Pernahkah berpikir bahwa ada energi yang terbuang sia-sia dalam melakukan suatu aktivitas?? Sudah benarkah penyaluran energi anda?? Apa dampak dari penyaluran energi yang tidak disadari dan yang salah ?? Pernahkah mengukur sebesar apa entropi yang ada pada diri sendiri?? Bagaimana menyalurkan entropi diri secara positif??

Jika dalam suatu organisasi memiliki ukuran entropi terlalu besar, maka sudah dipastikan organisasi tersebut menjadi tidak efisien, dan terlalu banyak waste. Hal ini mengakibatkan peningkatan cost yang cukup besar. Siapakah penyumbang entropi terbesar dalam suatu organisasi? Tentunya harus refleksi terhadap diri sendiri dahulu. Seperti saya pada saat ini sedang menyumbangkan entropi terhadap organisasi saya sekarang ini.

Dalam sebuah organisasi profesional, akan dapat ditemukan dan diidentifikasi tingkat entropi. Contoh: jika anda masuk ke sebuah organisasi yang orang-orangnya berkeliaran tidak pada tempatnya, sampah berserakan, kondisi bangunan yang rusak, diindikasikan mempunyai tingkat entropi yang cukup tinggi. Saran saya, sebisa mungkin dihindari, kecuali kalau memang sangat dibutuhkan. Semakin tinggi tingkat entropi, maka hal ini akan berpengaruh terhadap individu di dalam organisasi itu sendiri.

Efek entropi ini bisa positif dan bisa negatif. Walaupun demikian efek entropi adalah yang ingin dihindari dalam peningkatan produktivitas dan pencapaian visi baik pribadi dan organisasi. Tapi apakah entropi ini hilang, jawabannya tidak. Sesuai dengan teori termodinamika, bahkan selama proses terisolasi atau tertutup, tetap saja ada transfer energi panas yang dihasilkan. Jadi entropi ataupun tingkat ketidakteraturan ini tetap tidak bisa dihindari dan akan selalu ada.

Dengan kata lain “Tidak Ada yang Sempurna dalam Sebuah Proses”

Entropi yang dihasilkan dari setiap pribadi tidak ada manfaatnya dalam pencapaian tujuan pribadi. Tapi hal ini akan selalu ada, dan tidak dapat dihindari. Keringat yang dihasilkan merupakan salah satu bukti fisik dari keberadaan entropi. Sumbangan entropi dari tiap-tiap individu akan menjadi entropi organisasi.

Well, belum banyak dan mungkin masih banyak yang menyanggahnya teori saya ini. Tapi biar saya mengungkapnya dengan versi saya sendiri.

Teorema I – Setiap 1 unit sumbangan entropi indivisu merupakan 1 unit penurunan produktivitas. Contoh: Apabila dari individu selama 8 jam kerja menyumbang 1 jam entropi atau 12,5 %. Maka tingkat produktivitas suatu organisasi sebenarnya hanya 87,5 %. Tingkat produktivitas berkurang 12,5%, dan hal ini pasti akan selalu terjadi, apabila sumbangan entropi individu konstan

Teorema II – Organisasi yang memiliki entropi individu rendah, memiliki tingkat pencapaian visi yang cukup tinggi, Oleh karena itu untuk menekan entropi individu diperlukan kondisi terisolasi sehingga proses entropi tidak selalu berlangsung secara sponton. Contoh: Apabila suatu organisasi menerapkan mekanisasi-otomatisasi maka terjadi penurunan entropi, atau menerapkan peraturan organisasi dengan sungguh-sungguh maka akan terjadi penurunan entropi

Teorema III – Karena entropi bukan hal yang bisa reverseble maka entropi tetap diperlukan untuk mengendalikan stress organisasi

Demikian teorema entropi organisasi ini dibuat sebagai salah satu dasar pengelolaan organisasi yang diambil dari konsep termodinamika.

(christkaizen; 2016)

About christkaizen

change never happen without action

Discussion

No comments yet.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

logo-komunitas-blogger-indonesia-border-hitam

Enter your email address to subscribe to this blog and receive notifications of new posts by email.

Join 1,091 other followers

MASYARAKAT PECINTA ALAM -BEKASI ADVENTURE TEAM (MPA-BAT)

Suka adventure, travelling, outdoor activity, disinilah tempatnya

Bekasi Adventure Team

Nunchaku Community -komunitas internasional nunchaku freestyler

Picture Of The Week

Belanja Produk Fesyen – Klik Link Di Bawah ini

%d bloggers like this: